Sejarah Singkat


Sejak tahun 1980 hingga 1989, Pendidikan dan Latihan Penerbangan Wilayah Penerbangan II Palembang, dibawah supervisi Pusdiklat Perhubungan Udara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang bersifat jangka pendek (short course), seperti Diklat Aviation Security dan Pendidikan Dasar Teknik Radio. Pendidikan dan Latihan Penerbangan Wilayah Penerbangan II ini yang menjadi cikal bakal dari Balai Diklat Penerbangan Palembang, yakni satu diantara 5 (lima) Balai Diklat Penerbangan di seluruh Indonesia yang tersebar di wilayah Medan, Palembang, Surabaya, Makassar, dan Jayapura yang eksistensinya telah Rencana Strategis dan Bisnis Politeknik Penerbangan Palembang 8 ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 22 Tahun 1989.Oktober 2002, Struktur Organisasi dan Tata Kerja Balai Diklat Penerbangan Palembang mengalami sejumlah perubahan, yang didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 78 tahun 2002 tanggal 02 Oktober 2002. Telah ditetapkan pula melalui peraturan Menteri Perhubungan terbaru No. 18 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan. Selanjutnya Balai Diklat Penerbangan Palembang telah beralih kelembagaan menjadi Politeknik Penerbangan Palembang sesuai PM. 24 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Penerbangan Palembang. Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan yang sekarang berubah nama menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, secara administratif Politeknik Penerbangan Palembang dibina oleh Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, sedangkan secara teknis operasional dibina oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara. Saat ini sejak tahun 2014, Politeknik Penerbangan Palembang telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 dari British Standard Institute, untuk institusi pelatihan dan saat ini sertifikasi telah upgrading menjadi ISO