Politeknik Penerbangan Palembang

Taruna Poltekbang Palembang Hadapi Tantangan Industri Lewat Penelitian Tugas Akhir

PALEMBANG – Politeknik Penerbangan Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang penerbangan. Hal ini ditandai dengan dimulainya rangkaian tahapan akhir akademik bagi para taruna tingkat akhir. Sebanyak 54 Taruna Angkatan 4 resmi mengikuti Seminar Proposal (Sempro) yang menjadi syarat krusial sebelum mereka terjun ke tahap penelitian tugas akhir yang lebih mendalam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Gedung Program Studi Manajemen Bandar Udara, dimulai sejak tanggal 7 hingga 8 April 2026. Seminar ini bukan sekadar presentasi akademis, melainkan menjadi gerbang awal bagi para taruna untuk menguji ketajaman ide, metodologi penelitian, serta relevansi topik yang diangkat terhadap dinamika dunia penerbangan global saat ini.

Integrasi Pengalaman Lapangan ke dalam Riset
Yang menarik, proposal yang diajukan para peserta merupakan hasil sintesis antara teori di kelas dengan pengalaman nyata selama masa On The Job Training (OJT). Para taruna-taruni ini sebelumnya telah ditempatkan di berbagai bandar udara besar di seluruh wilayah Indonesia, sehingga isu yang diangkat sangat aplikatif dan solutif.
Adapun sebaran peserta seminar proposal kali ini terdiri dari tiga program studi (Prodi) unggulan, yaitu:
•⁠ ⁠Manajemen Bandar Udara (MBU): 4 Taruna
•⁠ ⁠Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan (PPKP): 28 Taruna
•⁠ ⁠Teknologi Rekayasa Bandar Udara (TRBU): 22 Taruna

Mendorong Pemikiran Kritis dan Solutif
Dalam sesi pengujian, para dosen penguji tidak hanya memberikan kritik, tetapi juga arahan agar hasil penelitian para taruna memiliki manfaat praktis bagi industri.

“Seminar ini bukan sekadar formalitas akademik untuk menggugurkan kewajiban. Ini adalah ajang pembuktian bahwa taruna kita mampu berpikir kritis dan memberikan solusi nyata terhadap tantangan industri penerbangan di masa depan. Pengalaman OJT mereka menjadi modal kuat dalam menyusun riset yang relevan,” ujar salah satu dosen selaku Ketua Penguji di sela-sela kegiatan.

Melalui seminar proposal ini, diharapkan para taruna dapat mempertajam analisis mereka sehingga hasil penelitian akhirnya nanti dapat menjadi referensi berharga, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan di kampus maupun bagi efisiensi operasional di Bandar Udara tempat mereka akan mengabdi di kemudian hari.

Politeknik Penerbangan Palembang #PACAKGALO

Penulis: SA_Humas Poltekbang Palembang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
x  Powerful Protection for WordPress, from Shield Security
This Site Is Protected By
Shield Security