Politeknik Penerbangan Palembang

Satu Respons, Satu Standar Keselamatan: Kolaborasi Taruna dan Personel PKP-PK dalam TTE Berbasis Digital Checklist

Palembang, 22 Agustus 2026 — Politeknik Penerbangan Palembang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan Kolaborasi Simulasi Table Top Exercise (TTE) Berbasis Digital Checklist guna Sinkronisasi Kompetensi Airport Emergency Plan (AEP) antara Taruna PPKP dan Personel PKP-PK. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Program Studi PPKP ini menjadi wadah kolaborasi antara pembelajaran teoritis taruna dengan pengalaman praktis personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dalam menghadapi skenario keadaan darurat di bandar udara. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta PkM dan didukung oleh 6 dosen.

Kegiatan TTE dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keseragaman respons terhadap pelaksanaan Airport Emergency Plan (AEP). Melalui simulasi berbasis digital checklist, setiap tahapan prosedur dapat dilakukan secara lebih sistematis, konsisten, dan terukur. Digital checklist tidak hanya berfungsi sebagai panduan dalam menjalankan prosedur, tetapi juga mendukung pencatatan, monitoring, dan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan.

Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan sumber daya manusia penerbangan, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, koordinasi, dan komunikasi. Taruna PPKP mendapatkan kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama proses pendidikan dengan pengalaman operasional personel PKP-PK, sementara personel PKP-PK dapat berbagi pengalaman praktis dalam penerapan prosedur penanganan keadaan darurat.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Penerbangan Palembang berupaya mendorong terbentuknya pemahaman yang selaras mengenai prosedur AEP serta memperkuat kompetensi operasional seluruh pihak yang terlibat. Penggunaan digital checklist juga diharapkan mampu mendukung standardisasi prosedur secara lebih akurat, cepat, dan terukur, sekaligus membantu meminimalkan potensi kesalahan manusia dalam pelaksanaan tugas.

Pada akhirnya, keselamatan penerbangan bukan hanya tentang seberapa cepat sebuah respons diberikan, tetapi seberapa tepat dan terstandar respons tersebut dilakukan. Melalui sinergi antara taruna dan personel PKP-PK serta pemanfaatan teknologi digital, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat di bandar udara.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Protected By
Shield Security