Politeknik Penerbangan Palembang melalui kegiatan “Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan “Sosialisasi Dampak Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan terhadap Keselamatan Penerbangan” di Desa Parit, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini menjadi sarana diseminasi hasil penelitian mengenai dampak kabut asap terhadap operasional penerbangan sekaligus upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterkaitan kebakaran hutan dan lahan dengan keselamatan penerbangan. Kegiatan diikuti oleh “15 orang masyarakat Desa Parit” dan dilaksanakan oleh dosen yang tergabung dalam Tim PkM Politeknik Penerbangan Palembang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada “Minggu, 6 September 2026” ini mengangkat isu yang relevan dengan kondisi lingkungan, khususnya dampak kebakaran hutan dan lahan yang dapat menghasilkan kabut asap serta menurunkan jarak pandang. Dalam kondisi tertentu, penurunan jarak pandang tersebut dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai “hubungan antara kebakaran hutan dan lahan, terbentuknya kabut asap, penurunan jarak pandang, serta dampaknya terhadap operasional penerbangan”. Materi juga membahas berbagai konsekuensi yang dapat terjadi pada kondisi tertentu, seperti “delay, holding, diversion, hingga pembatalan penerbangan” akibat terbatasnya jarak pandang.
Kegiatan diawali dengan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) peserta dan “pre-test” untuk mengetahui pemahaman awal masyarakat. Selanjutnya, Tim PkM menyampaikan materi sosialisasi hasil penelitian yang dilanjutkan dengan sesi “diskusi dan tanya jawab”. Untuk mengukur pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan, rangkaian acara ditutup dengan post-test dan pengisian kuesioner evaluasi kegiatan PkM”.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan “Tri Dharma Perguruan Tinggi”, khususnya dalam menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian tidak hanya menjadi keluaran akademik, tetapi juga didiseminasikan dalam bentuk informasi yang dapat dipahami dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Politeknik Penerbangan Palembang mendorong peningkatan “kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan”. Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melakukan pencegahan sejak dini diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kabut asap serta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan penerbangan.


Pada akhirnya, “keselamatan penerbangan tidak hanya menjadi tanggung jawab insan penerbangan, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan”. Melalui sinergi antara Politeknik Penerbangan Palembang, Pemerintah Desa Parit, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta mendukung terciptanya keselamatan penerbangan.
