
Politeknik Penerbangan Palembang menyelenggarakan Pelatihan Basic Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Angkatan 50 Tahun 2026, Kamis (10/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik Penerbangan Palembang dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang keselamatan penerbangan.
Pelatihan Basic PKP-PK Angkatan 50 diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari berbagai Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di Indonesia. Keberagaman asal peserta menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan serta memperkuat jejaring profesional antarpersonel yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan keselamatan penerbangan di bandar udara.
Pelaksanaan pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 10 September hingga 29 Oktober 2026, setiap hari Senin sampai dengan Sabtu. Peserta akan mengikuti proses pembelajaran dengan total 326 Jam Pelajaran (JP), yang terdiri atas 152 JP teori dan 174 JP praktik.
Melalui komposisi pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara konseptual, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang mendukung kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan penerbangan. Materi pelatihan diarahkan untuk membekali peserta dengan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pada kecelakaan penerbangan, melaksanakan pemadaman kebakaran, serta memelihara fasilitas PKP-PK sebagai bagian dari sistem keselamatan penerbangan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung oleh 12 tenaga pengajar, yang terdiri atas 11 instruktur dari Politeknik Penerbangan Palembang dan 1 instruktur dari Bandara SMB 2. Dukungan tenaga pengajar tersebut diharapkan mampu memberikan proses pembelajaran yang komprehensif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.
PKP-PK memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin kesiapsiagaan bandar udara terhadap kondisi darurat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi personel menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan setiap potensi keadaan darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, terukur, dan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Basic PKP-PK Angkatan 50, Politeknik Penerbangan Palembang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia penerbangan yang kompeten, profesional, disiplin, dan memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Politeknik Penerbangan Palembang dalam mendukung terciptanya ekosistem penerbangan yang aman dan berkeselamatan, melalui penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama keselamatan penerbangan.
Salam PROPRESTASI